BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS
Tampilkan postingan dengan label Facebook. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Facebook. Tampilkan semua postingan

Rabu, 02 Desember 2009

Facebooker Ingin Tuangkan Kebencian

Santi Dwi Jayanti - detikinet

Jakarta - Pendiri Facebook, Mark Zuckerberg baru saja membuat surat terbuka di blog resmi situs jejaring sosial itu yang salah satu intinya berisi penghapusan fitur regional networks.

Namun yang menjadi sorotan bukan saja mengenai kebijakan itu. Ada hal lain yang pantas diamati, yakni permintaan dari sejumlah pengguna Facebook yang 'berdoa' untuk kemunculan satu fitur baru.

Adanya tombol 'Dislike This' adalah permohonan yang disampaikan oleh banyak Facebooker dalam kotak komentar di bawah postingan blog dari perusahaan yang berbasis di Palo Alto, California ini.

Jika sejauh ini kita bisa leluasa menyampaikan rasa suka kita terhadap konten yang diposting dengan 'mengacungkan jempol' sebagai tanda 'Like this', rupanya fitur ini dirasa oleh sebagian orang kurang komplet tanpa adanya tombol kebalikannya.

Tombol yang berlambang jempol namun dengan posisi menghadap ke bawah sangat diidamkan oleh para Facebooker. Simak kata mereka.

"Serius, tambahkan 'tombol dislike'. Tak ada siang tanpa malam, tak ada panas tanpa dingin, tak ada hitam tanpa putih dan tak ada kebahagiaan tanpa kesedihan, dan tak ada suka tanpa ada benci," tulis seorang pengguna bernama Tyler yang sedikit puitis.

Sementara user berinisial P-nash berkata dengan tegas," Dislike button!!!!!!!,". Demikian beberapa komentar yang ada di blog Facebook dan dilansir detikINET, Rabu (2/12/2009).

Tombol 'Dislike This' sendiri sebenarnya sudah ada dan bisa dipakai, namun fitur ini hanya bisa dinikmati oleh pengguna Mozilla saja yang sudah memakai add-on Firefox.

Belum diketahui bagaimana respons Facebook terhadap permintaan 'warganya' tentang keberadaan tombol yang menegaskan rasa benci ini. Mungkin saja, Facebook sengaja tidak membuatnya untuk menjaga situs ini agar tetap damai.

( sha / ash )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Minggu, 07 Juni 2009

Wow,, sebentar lagi main Facebook harus bayar..??!!


INILAH.COM, Jakarta – Meskipun populer di seluruh dunia, Facebook hingga kini masih merugi. Untuk mengumpulkan revenue, situs jejaring sosial itu mengenalkan sistem pembayaran internal baru. Facebook berharap bisa menghasilkan keuntungan dengan tidak mengandalkan pada iklan.

Sistem pembayaran itu menyediakan kredit pada user Facebook. Kredit itu kemudian dapat digunakan untuk membeli barang virtual dari aplikasi pihak ketiga yang berjalan di situs lain atau di situs Facebook itu sendiri.

Facebook berharap dengan menawarkan mata uang virtual akan mendorong lebih banyak perdagangan online di situsnya. Sebagai penyedia sistem pembayaran, Facebook akan menarik bayaran dari setiap transaksi.

“Upaya ini akan signifikan. Situs jejaring sosial telah lama kesulitan mengumpulkan revenue,” kata Ray Valdes, analis di Gartner Research. Valdes memperkirakan revenue dari sistem pembayaran itu akan menyumbang sepertiga dari income Facebook.

User Facebook telah lama menggunakan uang sungguhan untuk membeli barang virtual. Aplikasi terbesar di Facebook, Zynga dilaporkan memiliki penjualan tahunan mencapai US$ 100 juta. Game itu dimainkan oleh 42 juta user di seluruh dunia.

Penjual aplikasi di Facebook diperkirakan bisa mengumpulkan lebih dari US$500 juta pada tahun ini, lebih besar dari yang didapat Facebook itu sendiri. Sistem pembayaran hanya diujicoba untuk tiga aplikasi pada saat ini.

Tapi Facebook menjanjikan akan lebih banyak digunakan pada aplikasi lain. Sistem pembayaran itu akan menjadikan Facebook sebagai pemain besar di bidang e-commerce. “Facebook bisa menjadi portal belanja dan sumber untuk download lagu,” kata Valdes.

Sejak lama Facebook dipertanyakan karena sulit mengumpulkan uang. Tapi pekan lalu Chief Executive Facebook Mark Zuckerberg mengatakan perusahaannya sudah untung dalam ukuran Ebitda (earning before interest, tax, depreciation and amortisation) selama lima triwulan berturut-turut. Facebook juga mematok revenue bisa tumbuh 70% tahun ini.

Zuckerberg menegaskan cash flow Facebook akan profitable pada tahun depan. Analis menyebut pendapatan Facebook pada 2009 akan mencapai US$ 500 juta.

Facebook saat ini telah memiliki lebih dari 300 juta user dan terus tumbuh. Pekan lalu Facebook mendapat dana investasi US$ 200 juta dari Digital Sky Technologies kelompok investasi internet dari Rusia.

Facebook bermaksud mendorong profitabilitasnya di saat pertumbuhan usernya terus meningkat tajam. Jumlah user Facebook di AS yang meluangkan waktunya di situs jejaring sosial itu juga naik 83% tahun lalu menurut riset Nielsen Online.

Tapi Nielsen Online juga mewanti-wanti puncak kepopuleran jejaring sosial adalah sekarang. Hal itu bisa dilihat dari Friendster serta MySpace yang pernah tak terkalahkan di masanya, kini sudah ditinggalkan user. “Facebook dan Twitter juga bisa terancam,” kata Jon Gibs, Wakil Presiden Nielsen Online Media.

Untuk itu Facebook harus mencari cara yang kreatif untuk mengumpulkan revenue. Jejaring sosial terbukti bukan bisnis yang selamanya mengutungkan. “User bisa dengan mudah berpindah ke platform lain,” jelas Gibs.